Sunday, November 14, 2010

Legong Lasem




Legong Lasem:
Tabuh pembuka berirama lembut tiba2 menghentak enerjik mengantar seorang penari wanita yang dengan lincah menggoyang jemari kedua tagan lurus di depan wajahnya. Condong, penari itu, lalu bergerak lincah mengikuti irama gamelan, memamerkan berbagai ’olah gerak’ yang tidak mudah ditarikan. Tak lama kemudian dua penari wanita lainnya memasuki arena dengan gerakan lebih lembut, keduanya melakukan gerakan2 identik.
Dalam satu putaran dialog gerak, Condong menyerahkan kipas kepada kedua penari lalu mundur ke belakang arena. Lakon pun dimulai mengisahkan dialog gerak ’rayuan’ Prabu Lasem kepada Rangkesari yang berakhir dengan penolakan. Penari Condong lalu memasuki arena menggantikan Rangkesari dengan bertingkah burung garuda. Bergerak lincah, mengepakkan sayap, garuda ’bertempur’ melawan prabu Lasem.
Tanpa ’ending’ yang jelas, kedua penari mundur dari arena seolah menyerahkan akhir ceritera kepada penonton....
Legong....adalah sebuah pesona tari Bali.

No comments:

Post a Comment